My Blog

All pictures were captured by my sony camera given by my hubby, kamera pocket yang handy dengan hasil yang memuaskan :)
Tampilkan postingan dengan label Groningen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Groningen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Maret 2012

Daylight Saving Time


Pernah dengar istilah daylight saving time (DST)? Saya pertama kali mengenal istilah ini saat jam di laptopku tiba-tiba bergeser sejam dengan sendirinya, meskipun sudah diperingati sebelumnya tentang DST, tapi saya belum ngerti, hehe! Baru nyadar pas tinggal di Belanda, di akhir Oktober 2010 lalu, dapat email dari manager housing (waktu saya masih ngekost di student house) kalau di hari minggu waktu akan bergeser sejam. Dari yang biasanya jam 9 pagi akan menjadi jam 8 pagi. Wah, hari itu saya sih hepi banget, artinya kan tidur nambah sejam tuh huahahaha (dasar tuti; tukang tidur). Barulah saya teringat kembali istilah DST, akhirnya nyadar juga penyebab laptopku selalu otomatis bergeser sejam pada waktu tertentu karena settingannya DST. Waktu itu settingannya masih pake settingan waktu USA meski waktunya udah diubah ngikutin WITA. 
Banyak cerita menarik saat pertama kali jam bergeser, ada temanku yang tidak ngeh, jadi pas jam di

Sabtu, 17 Maret 2012

Pindahan

Ini foto-foto waktu pindahan setahun lalu dari international student house di Van Houtenlaan ke Planetenlaan 459. Hohohoho.... Baru dua bulan di Belanda barang sudah sebanyak ini, gimana kalau udah dua tahun yak? ckckckck......




Alhamdulillah saya tidak sendiri mengangkat barang-barang ini. Ada sahabat-sahabat saya, Annis, Adisthi, Mas Udhi  dan Gugun yang membantu mengangkat dari kamar saya di lantai 1 ke lantai dasar. Mas Muizz, bapak kost saya dan Mas Arsy yang berbaik hati membawa mobilnya untuk mengangkut semua barang-barang ini. Dan ada Mb Arie dan Mb Sri yang menyambut kami di PL459 dengan Gulai kambing yang nikmat. Terima kasih semuanya. Saya tidak pernah merasa sendiri dengan adanya kalian disini... <big hug>

Sabtu, 03 Maret 2012

Sepeda-sepedaku : Si Ungu!

Ini kisah sepedaku yang kedua:
Namanya si Ungu, dan aku sangat menyukainya. Saat pertama kali bertemu si Ungu, aku langsung suka dan tanpa pikir panjang langsung saja aku beli. Si ungu ini sangat kuat, pemilik sebelumnya bahkan biasanya membonceng kedua anaknya di atas si Ungu. Aku menyukai si Ungu utamanya karena warnanya 'ungu' warna kesukaanku, hehe.. Yang paling penting si Ungu ini bukan sepeda anak-anak, jadi lututku tidak pegal lagi sehabis mengayuh sepeda.

Rabu, 29 Februari 2012

a bunch of crocus!

Yes, a bunch of crocus! Bunga yang pertama kali mekar di musim semi, sebagai pertanda berakhirnya musim dingin.

Pagi ini aku melihatnya.... and winter is officially ended by the present of this flower!

ah ya, crocus ini bermacam2 warnanya; ada ungu, putih, kuning dan putih keungu2an...

ini crocus favoritku... warna kuning..meski sebenarnya warna favoritku ungu...

warna crocus yang lainnya belum sempat di foto http://www.emocutez.com 

Sabtu, 25 Februari 2012

Sepeda-sepedaku : Si Merah!

Selama satu setengah tahun di Belanda aku sudah punya 3 sepeda loh. Ini kisah tentang sepeda pertamaku :

Bersepeda ke Haren
Ini dia "Si Merah", sepeda pertamaku. Karena belum berani memakai sepeda yang tinggi dan besar, jadilah aku membeli sepeda untuk anak kecil ini, selain karena harganya juga murah sih.  Sepeda ini sempat menemaniku selama dua bulan. Tempat terjauh yang pernah ditempuhnya adalah ke Haren, saat aku menemani dua sahabatku untuk menengok kampus Biologi mereka di Haren. Awalnya, tidak ada masalah dengannya. Si Merah ini selalu menemaniku ke kampus dan ke pasar. Tapi lama kelamaan rantainya menjadi menjadi longgar dan sering lepas. Apesnya lagi, rantai Si Merah ini pernah lepas di saat yang sangat penting, di saat aku akan menghadapi ujian perdana dalam bahasa Inggris di Belanda ini. Kisahnya bisa dibaca dipostingan saya sebelumnya. Jadilah Si Merah masuk bengkel dan harus bayar 16 eur untuk biaya reparasi (16 eur bo', hampir 200 rebo bo'... gileee mahal amirrr). Beberapa hari memakai Si Merah aku mulai merasa kurang nyaman, karena sadelnya terlalu pendek, sehingga lututku pada saat mengayuh selalu tertekuk, dan ini membuatku cepat kelelahan bila mengayuh. Kelebihannya untuk aku yang tinggi badannya masih seperti anak-anak SMP (wajahnya juga loh! hihihihi, narsis:p) , saat sepeda berhenti aku bisa langsung memijakkan kakiku ke tanah, tanpa harus turun dari sadel. Tapi kekurangannya ya itu tadi, bikin lutut pegel. Jadilah aku mencari gantinya, hehehe...

Jumat, 24 Februari 2012

Makan apa nak di sana ?

Pertanyaan ini sangat sering dilayangkan padaku satu setengah tahun yang lalu sebelum berangkat ke Belanda. Ada yang bilang sampai di Belanda aku cuma bisa makan kentang, roti, keju dan coklat. Tapi ternyata oh ternyata, makanan Indonesia di Belanda khususnya di Groningen sangat mudah didapatkan. Bila tak ingin memasak cukup datang ke Warung Djawa atau Pakarena tapi tentunya harus merogoh kocek dalam-dalam, karena makanan Indonesia di Belanda termasuk makanan eksklusif alias mewah nan mahal. Bila ingin lebih murah maka belilah bahan-bahannya di Toko-toko yang menjual bahan makanan Asia seperti Melati, Oriental dan Weuro lalu masaklah sendiri, dijamin lebih murah! Selain toko-toko di atas, supermarket besar seperti Jumbo juga sudah mulai menjual beberapa produk bahan makanan Asia dan harganya lebih murah dibanding toko-toko di atas.
Indomie dan bahan makanan Asia lainnya yang dijual di Jumbo Supermarket

Kembali ke pertanyaan di atas, maka ini jawabannya. Di sini aku makan Coto Makassar, Konro, Pallu Ce'la, Sayur Bayam, Barobbo, Pisang epe', Pisang ambon, Pisang janda (sanggara' peppe'),Pallu butung, Mie titi, Sup ubi, Jalangkote' dan Kapurung. Semuanya aku masak sendiri, karena lagi kangen dengan makanan rumahan dan tentunya karena ada request dari teman-temanku yang ingin mencicipi makanan khas Sulawesi. Disini aku malah belajar membuat masakan yang rada ribet dengan memakai bumbu yang kompleks seperti coto makassar dan konro.
Pisang ijo buatanku :)


Selasa, 21 Februari 2012

Babylon: Spare ribs yang lezaattt

Siapa sangka Spare ribs terlezat di tanah 'kumpeni' ada diujung utara. Yup, Spare ribs terlezat ada di Groningen. Adalah warung eh restoran yang bernama Babylon yang menyajikan Spare ribs terlezat! Menurut testimoni teman-teman dari luar Groningen; spare ribs ini bahkan lebih lezat dari yang biasa mereka nikmati di Amsterdam. Mahasiswa dan/atau warga Indonesia yang berkunjung ke Groningen untuk mengikuti kegiatan PPIG seperti Groenscup (pertandingan cabang olahraga terbesar yang diselenggarakan PPIG tiap tahun), biasanya akan menyempatkan waktu diakhir acara atau di sela-sela pertandingan untuk menikmati spare ribs Babylon. Kepopuleran spare ribs Babylon ini telah menyebar dari mulut ke mulut, menjadikan warga Indonesia sebagai salah satu customer terbesar.

Pertama kali saya menikmati kelezatan spare ribs ini karena ditraktir teman yang baru saja mendapatkan komisi dari kegiatan volunteernya di Texel. Salah satu teman yang sampai lebih dulu di restoran sudah memesan spare ribs, jadilah kami bertiga memilih menu lain, agar bisa saling mencicipi. Beberapa saat kemudian pramusaji membawa menu yang selesei dimasak. Eng ing eng, baru menu spare ribs yang tersaji, kami berempat menatap tanpa ampun, sambil memegangi perut yang sudah meminta jatah dari tadi. Apalagi saya yang hari itu tidak sempat makan siang, hasrat balas dendam semakin menggebu-gebu (halah, lebay :p). Ah ya, hanya dalam hitungan detik, 4 garpu sudah siap mengoyak-ngoyak spare ribs tanpa ampun. Ah makan dengan garpu tidak begitu memuaskan, jadilah kami memakai tangan (sambil berdoa tidak ada yang melihat kerakusan kami, 4 mahasiswa Indonesia yang sedang kelaparan!), voilaa beberapa menit kemudian yang tersisa hanyalah tulang belulang, dan kami belum merasa kenyang :(. Akhirnya kami memesan 1 porsi spare ribs lagi. Haha!

Selasa, 14 Februari 2012

Curry Huis; Menikmati hidangan ala India

Wisata kuliner di Belanda tidaklah senyaman wisata kuliner di Indonesia. Kehalalan suatu makanan menjadi hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Karena itu pula saya menjadi selektif bila harus makan di luar, karena mempertimbangkan sisi kehalalan dari makanan yang disajikan. Beruntunglah, di Groningen ini ada cukup banyak muslim dari Maroko, Tunisia, Turki dan tentu saja dari Indonesia, sehingga kehadiran rumah makan dengan label halal pun bisa ditemukan disini. Nah salah satu rumah makan yang halal di Groningen adalah 'Curry Huis'.

Sabtu, 04 Februari 2012

February : Snowie Gronie

Bangun tidur, liat ke jendela... ada putih-putih yang melayang... saljuuuu...... http://www.emocutez.com
Wah, kali ini saljunya lumayan tebal loh.... sampe memutuskan untuk naik bus aja klo mau ngampus.. Takut jatuh kalo naik sepeda... Nih... saya posting beberapa gambarnya ...
ini gambar depan flat klo mau ke halte bus

ini juga depan flat nih, jalanannya dipenuhi saljuu

Minggu, 29 Januari 2012

January;Finally, saljunya datang juga kawan!

Malam ini 29 January 2012 salju keduaku datang menyapa. Ah akhirnya kau datang juga! tahukah kau banyak yang menantimu datang sejak bulan lalu salju? Tapi aku tahu, tentunya engkau tak akan datang bila DIA tak menghendakimu untuk datang menyapa kami. Ah salju, aku rindu padamu, aku rindu bermain denganmu. Kehadiranmu mewarnai musim dingin yang sendu ini. Tentu saja engkau mewarnainya dengan warna putih, warnamu sendiri, warna yang paling aku sukai sejak dulu.  
Terima kasih telah datang menyapaku malam ini. Lihatlah banyak yang menyambut gembira kedatanganmu, terutama untuk orang-orang yang pertama kali berjumpa denganmu. Mereka menantimu sejak desember kemarin. Mereka terharu saat kau pertama menyapa mereka, sama saat pertama kau menyapaku.

Minggu, 01 Januari 2012

Suasana Malam di Groningen


Warm December; Menanti Salju!

Ada yang salah dengan kata 'warm December'? ataukah ada yang salah dengan bulan Desember ini? Jawabannya tidak ada yang salah dengan kata dan bulan Desember. Tapi bukankah December seharusnya ditulis dengan 'Cold December'? Bukankah di bulan ini biasanya salju akan datang yang berarti suhu harus minus terlebih dahulu? Kok jdi banyak tanya yah? Hehe!
Maka bila November 2011 menjadi 'November dry' instead of 'November Rain', maka 'Cold December' pun menjadi 'Warm December'. Hey bukan cuma itu saja, bisa dibilang Desember merebut gelar November, nah loh? Kok bisa?


Fireworks in Groningen



Pukul 22.00 saya bersama sahabats mengayuh sepeda ke arah Grote markt yang istilah bekennya centruum. Tujuannya untuk menikmati malam tahun baru
untuk pertama kalinya di Groningen, setahun lalu saya melewatkan tahun baru di

Kamis, 01 Desember 2011

November Rain

Postingan ini bukan tentang lagu November Rain punya Guns n Roses loh. Dulu saya selalu bertanya-tanya kok judulnya 'November Rain', kok bukan "January Rain" atau "April Rain". Setelah hidup setahun lebih di negara empat musim ini barulah saya mengerti istilah 'November rain". Di negara empat musim, ada summer (musim panas), autumn/fall (musim gugur), winter (musim dingin) dan spring (musim semi). Official summer adalah dari bulan juni-agustus, autumn (september-november), winter (desember-february), spring (maret-mei).